Oyisultra.com, BOMBANA – Pada peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 di Kabupaten Bombana, Sulawesi Tenggara (Sultra), terasa berbeda. Untuk pertama kalinya, SD Negeri 92 Laea bersama PT Kasmar Poleang Raya (KPR Silika) menghadirkan ruang kolaborasi antara dunia pendidikan, keluarga, dunia usaha, dan pemerintah melalui penyelenggaraan Pentas Seni dan Seminar Hari Anak Nasional yang digelar di Gedung Serbaguna Kecamatan Poleang Selatan, Sabtu (25/7/2026).
Mengusung tema nasional “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan”, acara ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan pendidikan anak tidak hanya ditentukan oleh proses belajar di sekolah, tetapi juga kualitas pengasuhan di rumah serta dukungan lingkungan yang aman dan inklusif.
Superintendent External Relations KPR Silika, Ishak Salu Pasamba, mengatakan bahwa perusahaan memandang investasi terhadap kualitas sumber daya manusia harus dimulai sejak usia dini melalui dukungan terhadap pendidikan dan pola asuh dalam memberikan perlindungan anak.
“Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama, bahwa setiap anak berhak tumbuh di lingkungan yang aman, sehat, dan penuh kasih sayang. Karena itu, kami percaya kolaborasi yang erat antara sekolah, orang tua, pemerintah, dan dunia usaha dapat menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuh kembang anak. Anak-anak hari inilah yang akan menentukan masa depan Bombana dan Indonesia,” tegas Ishak.
Ia menjelaskan, sebagai perusahaan yang telah menjadi bagian dari komunitas masyarakat di Bombana, penting bagi KPR Silika untuk menghasilkan nilai sosial yang berdampak nyata bagi masyarakat. Salah satunya melalui program-program yang memperkuat akses pendidikan, kualitas pengasuhan, dan pengembangan kapasitas generasi muda.
“Program-program tersebut juga merupakan bagian dari kontribusi perusahaan terhadap pencapaian
Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG ke-4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG ke-3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera, serta SDG ke-17 tentang Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. Kami yakin, pembangunan yang berkelanjutan hanya dapat dicapai ketika semua pihak bergandengan tangan dan berjalan bersama,” lanjutnya.
Sementara itu, Plt. Kepala SD Negeri 92 Laea, Jumriana S.Pd.Gr menyampaikan apresiasinya atas kolaborasi yang terjalin dengan KPR Silika dalam penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Anak-anak di Poleang Selatan memiliki potensi yang luar biasa. Mereka membutuhkan ruang untuk berekspresi dan dukungan yang konsisten dari sekolah maupun keluarga. Kolaborasi seperti ini membuat kami optimistis pendidikan karakter dapat tumbuh lebih kuat. Harapan saya ke depannya, ini bisa berdampak positif bagi dunia pendidikan, khususnya dalam membangun tumbuh kembang anak-anak didik kami ke depan,” ucap Jumriana.
Senada dengan itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Bombana, Mappatang S.Pi dan Koordinator pengawas pendidikan dan kebudayaan Bombana, H. Jafar S.Pd juga turut menghargai sinergi yang dibangun antara perusahaan, sekolah dan pemerintah dalam memperingati Hari Anak Nasional yang pertama kalinya di Poleang Selatan, bahkan di Kabupatem Bombana. Acara seperti ini menurutnya patut menjadi contoh karena menghadirkan pendekatan yang
lebih komprehensif.
“Hari ini, kita harus bisa memaknai pentingnya kolaborasi demi membangun dan memastikan masa depan pendidikan anak-anak bisa tumbuh tanpa ada kekerasan dari tingkat PAUD hingga jenjang perkuliahan. Di acara ini, bisa dengan jelas kita lihat jika anak-anak bahagia bisa memperoleh ruang untuk
mengekspresikan potensinya melalui seni. Sementara, guru dan orang tua mendapatkan tambahan wawasan tentang bagaimana pola pembinaan terhadap anak-anak kita ke depan,” tutur Mappatang.
Dalam acara yang dihadiri kurang lebih 150 orang ini, kegiatan dibuka dengan pentas seni yang menampilkan kreativitas siswa, melalui Pentas Seni Tari Kreasi dan Zapin Melayu, dongeng anak, hingga pembacaan puisi, sebelum dilanjutkan seminar mengenai penguatan pola asuh bagi guru dan orang tua siswa.
Seminar yang bertema “Sinergi Guru dan Orang Tua Dalam Mewujudkan Anak Terlindungi Menuju Indonesia Maju” ini menjadi forum berbagi pengetahuan dan pengalaman mengenai pentingnya
membangun komunikasi, pola pengasuhan positif, serta kolaborasi antara keluarga dan sekolah dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
Keseluruhan acara ini mendapat dukungan penuh Pemerintah Kab. Bombana melalui kehadiran perwakilan Kepala Dinas Pendidikan Bombana, Kepala DP3A Bombana, dan Camat Poleang Selatan.
Serta diramaikan pula oleh para perwakilan masing-masing sekolah lingkup Kecamatan Poleang Selatan, orang tua murid, dan siswa-siswi SDN 92 Desa Laea.
