Oyisultra.com, JAKARTA- Partai Demokrat membantah keras informasi yang mengaitkan Ketua Umum Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), dengan kasus yang menyeret nama Sony Sonjaya dalam program Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Bantahan tersebut disampaikan melalui pernyataan resmi Partai Demokrat yang diterbitkan pada 9 Juni 2026 sebagai respons atas pemberitaan RMOL.ID yang memuat daftar nama terkait kasus Badan Gizi Nasional (BGN) dan mencantumkan frasa “2 Orang Kolonel Usulan AHY”.
Pernyataan resmi tersebut ditandatangani Kepala Badan Komunikasi Strategis Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra, di Jakarta, Selasa (9/6/2026).
Dalam klarifikasinya, Partai Demokrat menegaskan bahwa AHY tidak mengenal Sony Sonjaya. Selain itu, AHY juga tidak pernah bertemu maupun berkomunikasi dengan yang bersangkutan.
“AHY tidak pernah mengusulkan, merekomendasikan, meminta bantuan, ataupun meminta dukungan kepada Saudara Sony Sonjaya terkait program SPPG maupun urusan lainnya, baik secara langsung maupun tidak langsung,” bunyi poin penegasan yang disampaikan Partai Demokrat.
Partai Demokrat juga menyoroti penggunaan frasa “AHY” dan “2 Orang Kolonel” dalam pemberitaan tersebut yang dinilai tidak dijelaskan secara rinci siapa yang dimaksud.
Menurut Demokrat, apabila yang dimaksud adalah Agus Harimurti Yudhoyono, maka pengaitan tersebut tidak memiliki dasar fakta.
Partai Demokrat bahkan menyebut frasa “2 orang kolonel usulan AHY” sebagai fitnah apabila dikaitkan dengan AHY. “Hal tersebut dapat dipastikan sebagai fitnah dan sama sekali tidak mengandung kebenaran,” tulis Partai Demokrat dalam pernyataan resminya.
Meski demikian, Partai Demokrat menyatakan tetap menghormati kebebasan pers dan mendukung kerja jurnalistik yang profesional.
Partai berlambang mercy itu berharap setiap informasi yang menyebut nama individu maupun institusi disampaikan secara akurat, berimbang, dan berdasarkan fakta yang telah terverifikasi.









