Oyisultra.com, KENDARI – Bupati Konawe Selatan (Konsel), Irham Kalenggo, menghadiri kegiatan Pemaparan Visi, Misi dan Program Kerja Bakal Calon Rektor Universitas Halu Oleo (UHO) Periode 2026–2030 sebagai panelis yang berlangsung di Auditorium Mokodompit Universitas Halu Oleo, Selasa (30/6/2026).
Kegiatan tersebut merupakan salah satu tahapan penting dalam proses Pemilihan Rektor (Pilrek) UHO. Para bakal calon rektor memaparkan visi, misi serta program kerja di hadapan panelis, Senat Universitas, sivitas akademika, dan para pemangku kepentingan sebagai bagian dari proses penjaringan calon pemimpin UHO.
Sebelum pelaksanaan pemaparan visi dan misi, seluruh panelis mengikuti rapat penyamaan persepsi bersama Panitia Pilrek UHO pada Senin (29/6/2026).
Rapat tersebut bertujuan menyamakan pemahaman mengenai mekanisme, tata tertib, dan teknis pelaksanaan forum sehingga seluruh tahapan berjalan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan.
Sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendukung suksesnya pelaksanaan tahapan Pilrek UHO, Bupati Konawe Selatan Irham Kalenggo menerima Plakat Penghargaan Panelis yang diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi sekaligus Pelaksana Tugas (Plt.) Rektor Universitas Halu Oleo, Prof. Dr. Khairul Munadi.
Penghargaan tersebut menjadi simbol sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi dalam mendukung tata kelola pendidikan tinggi yang berkualitas, akuntabel serta mampu menjawab tantangan pembangunan daerah dan nasional.
Usai kegiatan, Bupati Irham Kalenggo mengapresiasi seluruh bakal calon rektor yang telah menyampaikan visi, misi dan program kerja terbaiknya untuk kemajuan Universitas Halu Oleo.
“Saya melihat semua calon memiliki visi, misi dan program kerja yang sangat baik. Masing-masing memiliki gagasan yang positif untuk membawa Universitas Halu Oleo menjadi perguruan tinggi yang semakin maju dan berdaya saing. Siapa pun yang terpilih nantinya, saya berharap dapat membawa UHO semakin memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah maupun bangsa,” ujar Irham.
Bupati menilai, salah satu tantangan besar perguruan tinggi saat ini adalah memastikan hasil-hasil penelitian benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Saya berharap jurnal-jurnal ilmiah yang dihasilkan oleh dosen maupun mahasiswa tidak hanya berakhir di perpustakaan. Hasil penelitian tersebut harus diimplementasikan, menjadi solusi atas persoalan yang dihadapi masyarakat, serta dapat menjadi rujukan dalam penyusunan kebijakan pembangunan daerah,” kata Irham.
Menurut Irham, kekuatan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari banyaknya publikasi ilmiah, tetapi juga dari sejauh mana hasil riset mampu menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan.
Selain itu, Bupati juga menaruh harapan besar terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) sebagai salah satu bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat.
“Mahasiswa yang melaksanakan KKN harus menjadi agen perubahan di tengah masyarakat. Kehadiran mereka harus mampu menjadi intervensi positif bagi pembangunan desa. Desa yang sebelumnya berstatus berkembang harus bisa didorong menjadi desa maju melalui inovasi, pendampingan, pemberdayaan masyarakat, dan penerapan hasil-hasil penelitian yang sesuai dengan potensi desa,” ungkapnya.
Irham menambahkan, Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan siap terus memperkuat kolaborasi dengan Universitas Halu Oleo dalam bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta penyusunan kebijakan berbasis data dan kajian ilmiah.
Melalui kepemimpinan rektor yang baru nantinya, Irham berharap Universitas Halu Oleo semakin memperkokoh perannya sebagai pusat pendidikan tinggi, riset dan inovasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan daerah, khususnya di Sulawesi Tenggara.









