Skema Pinjaman Rp200 Miliar Dinilai Solusi Percepatan Pembangunan Infrastruktur Konawe Selatan

Oyisultra.com, KENDARI – Rencana Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konawe Selatan (Konsel) untuk memanfaatkan pinjaman daerah sebesar Rp200 miliar guna membiayai pembangunan infrastruktur mendapat dukungan dari berbagai kalangan.

Pasalnya, langkah tersebut dinilai sebagai upaya strategis Pemkab Konsel untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan masyarakat, Kamis (30/7/2026).

Pinjaman tersebut direncanakan untuk membiayai sejumlah proyek infrastruktur prioritas, seperti pembangunan dan peningkatan ruas jalan serta pembangunan jembatan yang selama ini menjadi kebutuhan masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Konawe Selatan.

Program tersebut diharapkan mampu meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Salah satu tokoh pemuda Konsel, Firman SH MH mengatakan pembangunan infrastruktur merupakan investasi jangka panjang yang akan memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Jalan dan jembatan, kata Firman, diyakini lebih baik untuk memangkas biaya transportasi, meningkatkan akses terhadap layanan pendidikan dan kesehatan, serta membuka peluang investasi baru di Konawe Selatan.

“Penggunaan skema pinjaman daerah dinilai sebagai instrumen pembiayaan yang sah sepanjang dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, disertai perencanaan yang matang, pengawasan yang ketat, serta pengelolaan keuangan daerah yang akuntabel,” ujar Jevin sapaan akbranya.

Pada skema sebelumnya, lanjut Jevin, pembiayaan serupa disebut telah memperoleh rekomendasi pemerintah pusat sesuai mekanisme yang berlaku.

Sekertaris BPC HIPMI Konsel ini berharap nantinya seluruh proyek yang dibiayai melalui pinjaman tersebut dapat dikerjakan secara transparan, tepat waktu dan mengutamakan kualitas pembangunan sehingga manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

“Dengan pembangunan infrastruktur yang semakin baik, Konawe Selatan diharapkan mampu meningkatkan daya saing daerah, mempercepat pemerataan pembangunan dan menciptakan pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.