Oyisultra.com, KENDARI – Fraksi Partai Golongan Karya (Golkar) DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra) menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Pemerintah Provinsi Sultra dalam menertibkan dan mengoptimalkan pengelolaan aset daerah.
Sikap tegas tersebut disampaikan oleh juru bicara Fraksi Partai Golkar, H. Uking Djassa SH saat membacakan pandangan umum fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Sultra.
Uking Djassa, yang menjabat sebagai Anggota Komisi II DPRD Sultra sekaligus Ketua Harian DPD II Partai Golkar menegaskan, penataan aset yang selama ini belum terkelola maksimal sangat penting.

Menurutnya, Fraksi Golkar siap berada di barisan terdepan dalam mendukung penertiban aset, selama tindakan tersebut mengacu pada rekomendasi resmi Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Selain persoalan aset, Fraksi Golkar menyoroti alokasi anggaran pada Perubahan APBD 2026 agar benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat bawah.
Pihaknya mendesak Pemprov Sultra memberi perhatian nyata kepada para petani, peternak, dan nelayan.
Bentuk dukungan yang diminta mencakup penyediaan bantuan sarana produksi, bibit unggul, pupuk, akses pembiayaan, bantuan alat mesin pertanian, penguatan koperasi, hingga pengembangan hilirisasi dan perluasan akses pasar.

Di sektor pertambangan dan sumber daya alam (SDA), Fraksi Golkar meminta peningkatan pengawasan terhadap pengelolaan lingkungan.
Pemanfaatan potensi SDA dinilai harus tetap memperhatikan aspek reklamasi, keselamatan kerja, keberlanjutan pembangunan, serta memberikan kontribusi riil bagi pendapatan daerah.
Terkait penyaluran belanja hibah dan bantuan sosial (bansos), Uking mengingatkan agar pelaksanaannya didasarkan pada data penerima yang valid, transparan dan akuntabel.
Di penghujung pandangannya, ia menyampaikan pantun yang menekankan pentingnya kolaborasi dan kemitraan harmonis antara pemprov dan DPRD demi kemajuan serta kesejahteraan masyarakat Sultra.

