Pemkab Konsel dan PLN Sosialisasikan Pembangunan Jaringan Listrik 7 Desa di Laonti

Oyisultra.com, KONAWE SELATAN — Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan (Pemkab Konsel) menegaskan komitmennya dalam mendorong pemerataan pembangunan infrastruktur dasar dan kesejahteraan masyarakat di wilayah pedesaan.

Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan kegiatan Sosialisasi Perluasan Jaringan Listrik Desa PLN yang diperuntukkan bagi 7 desa daratan di Wilayah Kecamatan Laonti, bertempat di Balai Desa Pundirangga, Jumat (16/10/2026).

Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan selama satu hari, sebagai bentuk tindak lanjut atas Surat Manager Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Provinsi Sulawesi Tenggara PT PLN (Persero) UID Sulselrabar tertanggal 22 September 2026, perihal Pembangunan Jaringan Listrik Desa Kecamatan Laonti Tahun 2026.

Adapun 7 (tujuh) desa sasaran program prioritas tersebut meliputi Desa Kondono, Laonti, Peo Indah, Lawisata, Puundirangga, Sangi-Sangi, dan Desa Ulusawa.

Hadir mewakili Bupati Konawe Selatan, Kepala Bagian Sumber Daya Alam (SDA) Sekretariat Daerah Kabupaten Konawe Selatan, Harto ST MT.

Dalam sambutan tertulis Bupati yang dibacakan Kabag SDA Setda Konsel, Harto menyampaikan pemenuhan kebutuhan listrik merupakan prioritas mendasar yang memiliki dampak langsung terhadap peningkatan kualitas hidup, pelayanan pendidikan, akses kesehatan, serta percepatan roda ekonomi masyarakat desa.

“Pemerintah Kabupaten Konawe Selatan memandang bahwa listrik merupakan salah satu kebutuhan dasar masyarakat dan menjadi bagian penting dalam mendorong pemerataan pembangunan. Ketersediaan listrik tidak hanya memberikan penerangan, tetapi juga membuka peluang besar bagi kemajuan ekonomi dan sosial di wilayah pedesaan,” ujar Harto saat membacakan sambutan Bupati.

Lebih lanjut ditegaskan bahwa Kecamatan Laonti memiliki tantangan geografis tersendiri, sehingga diperlukan sinergi yang kokoh antara Pemerintah Daerah, PT PLN (Persero), Pemerintah Kecamatan, Pemerintah Desa, hingga tokoh masyarakat setempat demi memastikan seluruh tahapan pembangunan jaringan listrik berjalan lancar, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Melalui sosialisasi ini, Pemerintah Daerah berharap pihak PT PLN (Persero) bersama pemerintah kecamatan dan desa dapat menjalin komunikasi yang transparan terkait mekanisme pengembangan jaringan, teknis penyambungan, hingga pendataan calon pelanggan.

Masyarakat juga diimbau untuk memberikan dukungan penuh serta menjaga suasana kondusif selama proses pengerjaan di lapangan berlangsung.

“Keberhasilan program perluasan jaringan listrik ini tidak hanya ditentukan oleh keberadaan infrastruktur fisik semata, melainkan juga oleh keakuratan data, koordinasi lintas sektor yang erat, serta dukungan penuh dari seluruh lapisan masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, perwakilan PT PLN (Persero) dalam pemaparannya menjelaskan secara teknis mekanisme pelaksanaan pengerjaan di lapangan, mulai dari tahapan survei jalur jaringan, penancapan tiang Listrik Desa (Lisdes), hingga pembersihan ruang bebas (Right of Way/ROW) dari tanaman atau pepohonan yang berpotensi mengganggu jalur kabel utama.

Pihak PLN menekankan pentingnya akurasi pendataan calon pelanggan di 7 desa daratan tersebut agar proses administrasi dan penyambungan KWH meter dapat berjalan lancar.

Selain itu, PLN juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pemerintah desa untuk berkolaborasi aktif dalam mempermudah akses alat berat maupun material kelistrikan di wilayah pengerjaan demi mempercepat realisasi penyaluran arus listrik ke rumah-rumah warga..

Hadir dalam kegiatan tersebut Camat Laonti, Ashar S.Sos M.Si beserta jajaran, perwakilan PT PLN (Persero), Manager UP2K Wilayah Sultra, Joni AH Sitorus, unsur Forkopimcam (Kapolsek Laonti dan Danposramil Laonti), para Kepala Desa, Kepala Sekolah, Kepala UPTD, Ketua BPD, serta tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama se-Kecamatan Laonti.