Polres Konsel Pastikan Kunjungan Kepala Badan Karantina dan Pelepasan Ekspor di Landono Berlangsung Kondusif

Oyisultra.com, KONAWE SELATAN — Kepala Badan Karantina Indonesia, H. Abdul Kadir Karding, S.Pi M.Si bersama Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra) Mayjen TNI (Purn) Andi Sumangerukka SE MM melakukan kunjungan kerja ke PT Agri Cassava Makmur, di Desa Arongo, Kecamatan Landono, Kabupaten Konawe Selatan (Konsel), Kamis (10/9/2026).

Kunjungan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WITA tersebut dalam rangka melihat secara langsung kegiatan pengolahan komoditas pertanian sekaligus mendukung peningkatan ekspor komoditas unggulan Sulawesi Tenggara.

Kegiatan turut dihadiri Anggota DPR RI Jaelani S.IP M.Si, Danrem 143/Halu Oleo Brigjen TNI Raden Wahyu Sugiarto S.IP M.Han, Danlanal Kendari Kolonel Laut (P) M. Sati Lubis ST M.Sc CHRMP, Danlanud Halu Oleo Kendari Kolonel Pnb Tarmuji Hadi Susanto M.AP MM M.Sc, Wakil Bupati Konawe Selatan H. Wahyu Adi Pratama SH, Kapolres Konawe Selatan AKBP Daeng Riandika Mahardani SIK MH serta sejumlah pejabat terkait dan masyarakat Kecamatan Landono.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan dan pengalungan bunga kepada Kepala Badan Karantina Indonesia dan Gubernur Sulawesi Tenggara.

Selanjutnya, rombongan melakukan pengecekan operasional pabrik tepung tapioka serta lokasi gudang pengolahan.

Dalam sambutannya, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka menyampaikan apresiasi atas kunjungan Kepala Badan Karantina Indonesia.

Andi Sumangerukka berharap kegiatan tersebut dapat mendorong peningkatan daya ekspor berbagai komoditas unggulan Sulawesi Tenggara secara berkelanjutan serta meningkatkan kualitas sumber daya alam daerah.

Sementara itu, Kepala Badan Karantina Indonesia mengapresiasi pemerintah daerah, pelaku usaha, eksportir, dan seluruh pihak yang telah mendukung ekspor langsung komoditas unggulan daerah ke pasar internasional.

Menurutnya, sistem karantina tidak hanya berfungsi sebagai instrumen pengawasan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing produk ekspor nasional. Sertifikasi karantina menjadi salah satu jaminan bahwa komoditas Indonesia memenuhi standar internasional.

Pada pukul 10.33 WITA, dilakukan pelepasan ekspor perdana secara langsung, dengan komoditas berupa 900 ton tepung tapioka dengan negara tujuan Cina serta 127 ton minyak kelapa mentah (crude coconut oil) dengan negara tujuan Malaysia.

Kegiatan tersebut juga mendapat pengamanan dari personel Polres Konawe Selatan sesuai surat perintah pengamanan. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.00 WITA dalam keadaan aman, lancar, dan kondusif.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya mendukung program Asta Cita Presiden Republik Indonesia, khususnya hilirisasi dan industrialisasi untuk meningkatkan nilai tambah komoditas di dalam negeri.

Selain itu, kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi motivasi bagi masyarakat, khususnya petani di Konawe Selatan, untuk terus meningkatkan kualitas hasil perkebunan agar mampu bersaing di pasar internasional.