Terpilih Pimpin PSTI Konsel Periode 2026-2030, Dr. Agianto Siapkan Tiga Program Prioritas

Oyisultra.com, KONAWE SELATAN — Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ke-V di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Konsel, Selasa (18/8/2026).

Muscab tersebut dihadiri jajaran pengurus PSTI Konsel yang baru serta perwakilan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konsel.

Dalam Muscab tersebut, agenda utama yang dibahas meliputi penyusunan program kerja untuk empat tahun ke depan serta pembentukan bidang-bidang kepengurusan PSTI Konawe Selatan periode 2026-2030.

Setelah melalui proses musyawarah, peserta Muscab secara aklamasi menetapkan, Dr. Agianto, sebagai Ketua Umum PSTI Kabupaten Konawe Selatan periode 2026-2030.

Dalam sambutannya, Agianto menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus PSTI yang telah memberikan kepercayaan kepadanya untuk memimpin organisasi PSTI Konsel.

Menurutnya, sepak takraw memiliki potensi besar untuk dikembangkan di Konawe Selatan. Karena itu, pembinaan harus dilakukan secara berkelanjutan, terutama dengan menjaring atlet sejak usia dini.

“Sepak takraw punya potensi besar di Konawe Selatan. Kita butuh pembinaan berkelanjutan dari usia dini agar bisa berprestasi di tingkat provinsi dan nasional,” ujarnya.

Suasana pelaksanaan Muscab PSTI Kabupaten Konawe Selatan

Usai terpilih, Agianto langsung memaparkan tiga program prioritas yang akan menjadi fokus kepengurusan PSTI Konawe Selatan.

Pertama, pembinaan atlet usia dini melalui pembentukan klub sepak takraw di setiap kecamatan serta pengembangan kegiatan ekstrakurikuler di tingkat SMP dan SMA.

Kedua, pelaksanaan turnamen secara rutin dengan menggagas Bupati Cup Sepak Takraw setiap tahun sebagai wadah kompetisi sekaligus penjaringan bibit atlet potensial.

Ketiga, peningkatan kapasitas sumber daya manusia melalui pelatihan dan sertifikasi pelatih serta wasit dengan menggandeng PSTI Sulawesi Tenggara.

“Kami ingin Konawe Selatan tidak hanya jadi penonton. Target kita, dua tahun ke depan ada atlet Konawe Selatan yang masuk Pelatda Sultra,” tegas Agianto.

Kepala Bapenda Konsel ini juga meminta seluruh bidang dalam kepengurusan PSTI yang baru untuk menjalankan tugas secara aktif dan terukur.

Foto bersama usai Muscab

Sebab, tambah Agianto, kemajuan sepak takraw tidak hanya ditentukan oleh atlet, tetapi juga sistem pembinaan yang dibangun di tingkat kabupaten.

“Kunci kemajuan takraw ada di kabupaten. Saya minta bidang-bidang berperan aktif memajukan sepak takraw,” katanya.

Muscab ke-V PSTI Konawe Selatan kemudian ditutup dengan penandatanganan program kerja dan foto bersama jajaran pengurus.

Dengan terbentuknya kepengurusan baru tersebut, PSTI Konawe Selatan diharapkan mampu meningkatkan pembinaan dan prestasi atlet, termasuk menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang.