Oyisultra.com, KONAWE SELATAN – Salah seorang warga berinisial KS (40) mengungkap dugaan adanya keterlibatan Anggota DPRD Konawe Selatan (Konsel) inisial IK dalam bisnis pertambangan di PT. Generasi Agung Perkasa (GAP).
KS menyebut sejumlah kendaraan dump truk dan alat berat jenis Ekskavator diduga milik IK ikut beroperasi dalam aktivitas penambangan.
“Kami dengar dia ada sewakan mobil dan alat berat, sama dengan saya, perusahaan memberdayakan kami biar bisa sama-sama hidup, mungkin bisnisnya terganggu sehingga dia bicara kiri kanan, ini itu,” sesal KS kepada media ini, Kamis (15/10/2026).
Kesesalan KS didasarkan oleh tindakan IK yang melakukan pemalangan dan pemasangan kawat berduri di areal penambangan, sehingga pemberdayaan terhadap warga lokal lainya ikut terganggu.
KS menilai perilaku dan tindakannya tidak mencerminkan fungsi mediator legislatif dalam kehidupan bermasyarakat.
“Kenapa baru bicara sekarang, sudah bertahun-tahun ada perusahaan, itu mungkin dia punya kepentingan terhalang, banyaknya anggota DPRD Konsel dia saja yang bicara begitu,” ujar KS.
Menurut KS, sebagai wakil rakyat mestinya ikut mendorong iklim investasi yang aman, agar putaran ekomomi masyarakat ikut naik, jika perusahaan ini kurang bermitra tidak ada pemberdayaan warga sendiri sebagai rakyat yang akan bicara dan bergerak tidak butuh dia.
“Bodoh-bodohku berpikir, harusnya wakil rakyat dukung investasi, ini tabalik dia yang lakukan investigasi, cari-cari masalah, oknum aleg rasa LSM itu, bikin pusing, itu juga lintasan jalan usaha tani, dulu-dulu DT-nya juga ikut melintas, sekarangpi dia ribut,” kata KS.
Terpisah, Kuasa Teknik Tambang (KTT) PT. GAP Umpakati membenarkan adanya pemberdayaan yang diterapkan oleh PT. GAP sebagai salah satu bentuk komitmen perusahaan untuk tumbuh bersama masyarakat.
“Kami berdayakan, melalui sewa dump truk dan alat berat Ekskavator dengan mekanisme tertentu, sebagai bentuk membangun sinergitas peningkatan ekonomi antara perusahaan dan masyarakat sekitar, diantaranya PT. Hidayat untuk tagihan bulan lalu capai ratusan juta tapi kontraknya telah diputus oleh perusahaan. Untuk jeceknya nanti cek ke bagian accounting kami,” urainya.
Hasil penelusuran media ini, aktivitas bisnis Anggota DPRD Konsel IK berupa penyewaan dump truk dan alat berat menggunakan bendera PT. Hidayat Tujuh Sembilan dengan jumlah belum dapat dipastikan.
Data website resmi DITJEN AHU tercatat PT. Hidayat Tujuh Sembilan beralamat di Dusun II RT 002 RW 002 Kel. Watumbohoti Kecamatan Palangga Selatan Kabupaten Konawe Selatan Provinsi Sulawesi Tenggara dengan nama pemilik atau Direktur atas nama IK.

