Oyisultra.com, JAKARTA – Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Konawe Selatan, Saiful Akbar Kalenggo SH MH secara resmi memperkenalkan potensi besar kebudayaan daerahnya kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia. Dalam pertemuan tersebut, Konawe Selatan dipresentasikan sebagai potret “Indonesia Mini” yang memiliki kekayaan budaya beragam namun hidup dalam harmoni yang erat.
Saiful Akbar Kalenggo menyampaikan Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) bukan hanya sekadar wilayah administratif, melainkan rumah bagi berbagai suku bangsa yang hidup berdampingan secara harmonis dengan budaya Tolaki sebagai pilar utamanya.
Kekayaan ini tercermin dalam beragam ekspresi seni, mulai dari tari tradisional, musik bambu, tradisi lisan, hingga berbagai upacara adat yang masih terjaga kelestariannya hingga saat ini.
“Konawe Selatan adalah Indonesia Mini di Sulawesi Tenggara. Kami memiliki keragaman budaya yang luar biasa yang menjadi modal dasar pembangunan karakter bangsa dan penguatan identitas nasional,” ujar Kadis Dikbud Konsel Saiful Akbar Kalenggo di Kantor Direktorat Jenderal Pengembangan, Pemanfaatan dan Pembinaan Kebudayaan, Kementerian Kebudayaan RI, Jakarta, Senin (27/7/2026).
Sebagai wujud komitmen Pemerintah Daerah (Pemda) di bawah kepemimpinan Bupati Konsel, Irham Kalenggo S.Sos M.Si dalam mengimplementasikan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2017 tentang Pemajuan Kebudayaan.
Dalam kesempatan tersebut, Kadis Dikbud Konsel mengusulkan pembangunan gedung kesenian, hal ini dinilai sangat strategis mengingat selama ini aktivitas kebudayaan di Konsel masih memanfaatkan fasilitas yang belum representatif, seperti aula perkantoran atau lapangan terbuka.
Gedung baru tersebut nantinya akan mengusung konsep “Modern Berbasis Kearifan Lokal”, di mana arsitekturnya akan mengadaptasi unsur rumah adat dan ornamen motif budaya Tolaki.
“Gedung ini diproyeksikan menjadi pusat pelestarian budaya, ruang kreativitas bagi komunitas seni, pusat pendidikan seni bagi generasi muda, serta motor penggerak ekonomi kreatif berbasis budaya di Konawe Selatan,” tambah Saiful Kalenggo.
Melalui langkah ini, Saiful berharap dukungan penuh dari Kementerian Kebudayaan RI agar pembangunan infrastruktur kebudayaan tersebut dapat segera direalisasikan, demi mewujudkan ekosistem kebudayaan yang berkelanjutan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pariwisata budaya.
Kunjungan tersebut juga didampingi oleh Kepala Bidang Kebudayaan Konsel, Anton dan pihak Non-Governmental Organization (NGO) Adnan Aprilianto Soni.
