Jelang Porprov Sultra 2026, Wabup Konsel Dorong Porseni Kecamatan Jadi Ajang Seleksi Atlet Berbakat

Oyisultra.com, KONAWE SELATAN – Wakil Bupati Konawe Selatan (Konsel) yang juga Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Konsel, Wahyu Ade Pratama Imran, mendorong pelaksanaan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) tingkat kecamatan dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi momentum untuk menjaring sekaligus menyeleksi bibit-bibit atlet potensial daerah.

Langkah tersebut dinilai penting mengingat Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) akan digelar pada November 2026.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Konsel membutuhkan atlet-atlet terbaik yang memiliki kemampuan dan kesiapan untuk membawa nama daerah pada ajang olahraga tingkat provinsi tersebut.

Wahyu Imran mengatakan, potensi atlet berbakat tersebar di seluruh wilayah Konawe Selatan. Karena itu, Porseni tingkat kecamatan diharapkan tidak sekadar menjadi ajang olahraga dan hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi ruang bagi pemerintah untuk menemukan talenta-talenta olahraga yang selama ini belum mendapatkan perhatian maksimal.

“Di 25 kecamatan, 336 desa dan 15 kelurahan se-Konawe Selatan, saya sangat memahami banyak atlet-atlet kita yang berbakat namun kerap kurang mendapatkan dukungan maksimal,” kata Wakil Bupati yang juga Ketua KONI Konsel, Wahyu Ade Pratama Imran saat membuka Porseni tingkat Kecamatan Benua, Sabtu (8/8/2026).

Wahyu Imran bilang, Pemkab Konsel telah meminta seluruh camat untuk melakukan pemetaan dan mendeteksi atlet-atlet berpotensi di wilayah masing-masing.

Para atlet tersebut, kata Wahyu, nantinya diharapkan dapat dibina dan dipersiapkan untuk memperkuat kontingen Konsel pada Porprov mendatang.

“Oleh karena itu, sesuai petunjuk Bapak Bupati, kami telah memerintahkan seluruh Camat untuk mendeteksi atlet-atlet berpotensi agar dapat kita dorong mewakili Kabupaten Konawe Selatan di ajang tingkat provinsi mendatang,” tegasnya.

Wahyu Imran menilai, pembinaan atlet harus dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan pemerintah kecamatan, desa dan kelurahan.

Dengan demikian, potensi olahraga yang dimiliki Konsel dapat teridentifikasi sejak dini dan dikembangkan secara optimal.

Selain menekankan aspek prestasi, Wahyu Imran juga mengingatkan agar Porseni tetap menjadi sarana mempererat hubungan sosial dan persaudaraan antarmasyarakat.

Wahyu Imran menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kecamatan Benua, jajaran pemerintah desa, panitia pelaksana serta seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan mendukung pelaksanaan Porseni Kecamatan Benua 2026.

“Di tengah kesibukan dan aktivitas warga sehari-hari, momentum inilah saatnya kita merajut kembali tali persaudaraan dan persatuan. Tetap junjung tinggi sportivitas, jaga keamanan, serta ketertiban di kampung kita,” pesannya.