Ahli Waris Protes, Tanah Wakaf untuk Pesantren Diduga Dialihfungsikan Jadi Kampus di Konsel

Oyisultra.com, KONAWE SELATAN – Sengketa pemanfaatan tanah wakaf kembali mencuat di Kabupaten Konawe Selatan (Konsel). Salah seorang ahli waris, Jusman, menyatakan keberatan atas perubahan fungsi lahan yang sebelumnya diwakafkan orang tuanya untuk pembangunan pesantren, namun kini digunakan untuk kepentingan lain.

Jusman mengungkapkan, tanah milik almarhum orang tuanya yang diwakafkan pada medio 2028 diperuntukkan bagi pembangunan Pesantren di Desa Lamooso, Kecamatan Angata. Namun dalam perkembangannya, lahan tersebut justru dialihfungsikan menjadi kampus Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Rawa Aopa.

“Sejak awal, niat orang tua kami sangat jelas, yakni mewakafkan tanah itu untuk kepentingan pesantren DDI. Tapi sekarang justru berubah fungsi menjadi kampus STAI. Ini yang kami keberatan,” ujar Jusman kepada media ini, Rabu (1/4/2026).

Ia menilai, perubahan peruntukan tersebut tidak sesuai dengan amanah wakaf yang telah ditetapkan oleh pewakaf. Selain itu, Jusman juga menyoroti rencana penerbitan sertifikat tanah wakaf yang disebut-sebut akan atas nama Yayasan Al-Asri.

“Yang lebih kami pertanyakan, kenapa tanah wakaf itu justru mau disertifikatkan atas nama yayasan lain. Ini tentu menimbulkan tanda tanya besar bagi kami sebagai ahli waris,” tegasnya.

Menurutnya, secara prinsip, tanah wakaf tidak boleh dialihkan fungsi maupun kepemilikannya tanpa dasar yang jelas dan persetujuan pihak terkait, termasuk ahli waris dan lembaga yang menjadi tujuan wakaf.

Jusman berharap, pihak-pihak terkait dapat memberikan penjelasan terbuka mengenai status dan pengelolaan tanah tersebut agar tidak menimbulkan konflik berkepanjangan.

“Kami hanya ingin kejelasan dan agar amanah orang tua kami tetap dijalankan sesuai tujuan awal,” pungkasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola STAI Rawa Aopa maupun Yayasan Al-Asri belum memberikan keterangan resmi terkait keberatan yang disampaikan oleh ahli waris. Upaya konfirmasi redaksi media ini masih terus dilakukan.

banner 336x280