Oyisultra.com, KENDARI – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) Fakultas Hukum Kelompok 3 merealisasikan program kerja minggu kedua dengan melakukan pemasangan safety mirror atau cermin tikungan di sejumlah titik rawan Kelurahan Wua-Wua, Kota Kendari, Jumat (16/1/2026).
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 08.00 Wita tersebut menyasar beberapa lokasi blind spot atau titik buta yang dinilai berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Langkah ini menjadi upaya konkret mahasiswa KKN Unsultra dalam mendukung peningkatan keselamatan dan kenyamanan pengguna jalan di lingkungan permukiman warga.
Ketua Kelompok 3 KKN Unsultra, Herlin, mengatakan pemasangan safety mirror dilakukan setelah tim melakukan pemetaan lapangan dan menerima masukan dari masyarakat setempat terkait titik-titik rawan kecelakaan.
“Kami melihat langsung kondisi beberapa tikungan dan persimpangan yang memiliki jarak pandang terbatas. Pemasangan safety mirror ini diharapkan dapat membantu pengendara melihat kondisi sekitar sebelum melintas, sehingga risiko kecelakaan dapat diminimalisir,” ujar Herlin.
Ia menjelaskan, safety mirror berfungsi untuk memperluas jangkauan pandang pengendara terhadap objek atau kendaraan lain yang tidak terlihat secara langsung, khususnya di tikungan tajam, persimpangan sempit, dan jalur dengan visibilitas rendah.
Dalam pelaksanaannya, Herlin bersama 21 anggota kelompok turun langsung memastikan cermin terpasang pada posisi strategis dan mudah terlihat.
Struktur inti Kelompok 3 KKN Unsultra terdiri dari Andre Jonathan sebagai Sekretaris, I Kadek Okta Dwipayana sebagai Bendahara, serta Gusti Made Satria Dharma sebagai Tim Media Sosial.
Program ini berada di bawah bimbingan Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Dr. Winner A. Siregar, yang juga menjabat sebagai Wakil Dekan Fakultas Hukum Unsultra. Ia mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang dinilai selaras dengan kebutuhan masyarakat.
“Program ini tidak hanya bersifat edukatif, tetapi juga memberikan dampak langsung bagi keselamatan publik. Mahasiswa mampu melihat persoalan riil di masyarakat dan menghadirkan solusi sederhana namun efektif,” kata Dr Winner A. Siregar.
Adapun pemasangan safety mirror ini memiliki lima tujuan utama, yakni meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengurangi blind spot, mendorong kewaspadaan pengendara, meminimalisir potensi tabrakan, serta mendukung kelancaran arus lalu lintas.
Dengan terpasangnya fasilitas keselamatan tersebut, mahasiswa KKN Unsultra berharap masyarakat Kelurahan Wua-Wua dapat berkendara dengan lebih aman dan nyaman, sekaligus menumbuhkan kesadaran bersama akan pentingnya keselamatan berlalu lintas di lingkungan sekitar.









