Oyisultra.com, KENDARI – Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) terus menuai dukungan publik pasca pelantikan Rektor yang digelar di Ballroom Phinisi Hotel Claro Kendari, Rabu (31/12/2025).
Pada kesempatan tersebut, Prof Dr Ir H Andi Bahrun M.Sc Agric resmi dilantik sebagai Rektor Unsultra untuk masa jabatan 2025–2029 oleh Ketua Pengurus Yayasan Pendidikan Tinggi Sulawesi Tenggara, Dr Muhammad Yusuf SH MH, disaksikan langsung oleh Gubernur Sulawesi Tenggara dan Kepala LLDIKTI IX.
Salah satu organisasi budaya terbesar di Sulawesi Tenggara, Lembaga Budaya Muna (LBM) mendukung pengembangan Universitas Sulawesi Tenggara (Unsultra) yang lebih baik. Dalam Silaturahmi LBM (1/1/2026), pengurus LBM menyatakan dukungannya agar Unsultra terus bersinar di kancah nasional maupun internasional.
Pengurus LBM, Purnama Ramadhan Ruhama, mengatakan Unsultra merupakan simbol keharmonisan Sulawesi Tenggara. Olehnya itu harus dijaga dengan baik.
“Kampus ini merupakan simbol keragaman dan keharmonisan masyarakat Sultra. Rumah bagi putra-putri terbaik Sultra yang harmonis. Ini kita harus jaga. Tidak boleh tercoreng dengan isu-isu yang menyesatkan,” tegas Purnama.
Di tengah tantangan global, transformasi digital dan perubahan sosial-ekonomi yang semakin kompleks, perguruan tinggi dituntut untuk menyesuaikan secara dinamis. Ancaman isu-isu yang menyerang keharmonisan kampus harus ditangkal sejak dini.
Pengurus LBM, La Ode Kardini, menambahkan, bahwa LBM menjaga Unsultra agar selalu kondusif dan selalu menjadi penetralisir manakala ada yang akan mencoreng keharmonisan masyarakat Sultra.
“Kami akan membantu menjaga Unsultra, agar menjadi contoh bagi keharmonisan masyarakat Sultra. Unsultra saat ini sangat maju. Kami akan membantu menjaga keharmonisan kampus swasta terbaik di Sultra ini,” ujar La Ode Kardini yang merupakan alumni pertama Unsultra ini.
Saat ini Unsultra dipimpin oleh putra terbaik Muna, Prof Dr Ir Andi Bahrun M.Sc Agric, ia juga merupakan Ketua LBM. Rektor Unsultra ini dinobatkan masuk dalam deretan top 100 ilmuwan terbaik dunia tahun 2022 di bidang pertanian dan kehutanan dari lembaga internasional, Alper-Doger Scientific Index atau Indeks Ilmiah Alper-Doger.
Kemajuan pesat di bawah kepemimpinan Prof Dr Ir H Andi Bahrun M.Sc Agric ini terus menuai dukungan yang kuat dari lintas organisasi dan instansi. Bukan hanya di tingkat lokal namun juga internasional.









